Legal and Criminological Analysis of Cryptocurrency Money Laundering in Supreme Court Cassation Decision

Authors

  • Aria Perkasa Utama Faculty of Law, Brawijaya University Malang, Indonesia
  • Setiawan Noerdajasakti Faculty of Law, Brawijaya University Malang, Indonesia
  • Fachrizal Afandi Faculty of Law, Brawijaya University Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55173/yurisdiksi.v21i4.345

Abstract

The development of financial technology through blockchain-based crypto assets has given rise to new patterns of economic crime, particularly money laundering offenses. The decentralized, anonymous, and cross-jurisdictional characteristics of crypto assets make them an effective means of concealing the illicit origin of criminal proceeds. Within the national legal framework, the regulation of money laundering under Law Number 8 of 2010 has not explicitly accommodated crypto asset transactions, resulting in normative gaps and legal uncertainty. These issues are reflected in the Supreme Court of the Republic of Indonesia Cassation Decision Number 2029 K/Pid.Sus/2023 concerning Indra Kesuma, also known as Indra Kenz. This study aims to analyze the legal reasoning underlying judicial decisions in money laundering cases involving crypto asset-based schemes and to formulate regulatory reform of money laundering laws based on a cyber criminology approach. This research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and case approaches. The findings indicate that judges adopted a progressive interpretation of Article 1 paragraph (1), Article 3, and Article 4 of the Anti-Money Laundering Law by qualifying crypto assets as proceeds of crime. The cyber criminology approach underscores the necessity of digital evidentiary systems and a comprehensive understanding of blockchain technology. Furthermore, existing regulations remain inadequate, necessitating normative reform that includes the definition of crypto assets, obligations for reporting suspicious transactions, and the integration of on-chain Know Your Customer (KYC) mechanisms to ensure legal certainty and effective law enforcement.

References

Amalia, M., Rays, H. M. I., Ul Hosnah, A., & Fajrina, R. M. (2024). Asas-Asas Hukum Pidana. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Amrullah, M. A. (2024). Inovasi Digital Dalam Bentuk Aset Kripto Sebagai Sarana Untuk Melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang:-. Mlj Merdeka Law Journal, 5(2), 113–125.

Anisa, A., Mulyani, Z. D., & Yusuf, H. (2025). Analisis Yuridis Terhadap Kejahatan Finansial Modern: Perbandingan Pengaturan Hukum Pidana Antara Crypto Crime Dan Fintech Ilegal Di Indonesia. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(5), 9293–9303.

Annabawi, D. D., Fardiansyah, A. I., & Tamza, F. B. (2025). Analisis Upaya Penal Dalam Terhadap Pelacakan Sumber Dana (Layering) Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Dengan Penggunaan Modus Decentralized Exchanges (Dex). Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 13(03).

Ardiano, C., Pujiyono, P., & Rochaeti, N. (2022). Analisis Yuridis Kriminologis Penggunaan Mata Uang Elektronik Bitcoin Sebagai Sarana Tindak Pidana Pencucian Uang. Diponegoro Law Journal, 11(1).

Atmasasmita, R. (2016). Artikel Kehormatan: Analisis Hukum Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum (Journal Of Law), 3(1), 1–23.

Bambang Widodo. (2019). Cyber Crime Dan Penanggulangannya. Gramedia.

Butarbutar, R. (2023). Kejahatan Siber Terhadap Individu: Jenis, Analisis, dan Perkembangannya. Technology And Economics Law Journal, 2(2), 3.

Dimaz A. Wijaya. (2016). Mengenal Bitcoin Dan Cryptocurrency. Puspantara.

Habsari, H. T., & Maharani, N. (2025a). Kripto Dalam Pusaran Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Perampasan Aset Di Indonesia. Jurnal Fundamental Justice, 6(1), 51–68.

Habsari, H. T., & Maharani, N. (2025b). Kripto Dalam Pusaran Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Perampasan Aset Di Indonesia. Jurnal Fundamental Justice, 6(1), 51–68.

Hanafi Amrani. (2010). Hukum Pidana Pencucian Uang. Uii Press.

Hardiyanto, N., Rafdinal, W., & Juniarti, C. (2023). Financial Technology In The New Era: Cryptocurrency. Malang: Madza Media.

Harun, M. N. H. D., & Imran, S. Y. (2025). Crypto Crime: Rekonstruksi Kualifikasi Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Era Digital Hukum Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9520–9537.

Jonaedi Efendi, J. I. (2018). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Prenada Media.

Kholil, M., & Alhadi, M. N. (2026). Tantangan Penegakan Hukum Tppu Dalam Kasus Korupsi Melalui Aset Kripto Di Indonesia. Journal Of Golden Generation Legal Science, 2(1), 112–122.

Kinanti, P., Mahesa, R., Hariz, F., Ramadhani, P. S., Nawaidah, Y. S., & Wati, D. S. (2024). Melintasi Era Digital Dengan Menganalisis Hukum Cryptocurrency Dan Blokchain Dalam Yurisprudensi Modern. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 920–932.

Kurniawan, L. D., Rahmawan, A. D., & Manik, J. D. N. (2023). Kajian Kriminologi Terhadap Pengunaan Mata Uang Kripto Sebagai Media Pencucian Uang. Jurnal Suara Hukum, 5(1), 89–101.

Limaatmaja, P. J. (2024). Aspek Pidana Terhadap Transaksi Mata Uang Kripto Yang Berpotensi Sebagai Tempat Pencucian Uang. Lex Positivis, 2(4), 511–532.

Ma’arif, B. S., Khamim, M., & Widyastuti, T. V. (2024). Aset Kripto Dalam Hukum Waris Indonesia. Penerbit Nem.

Marzuki, P. M. (2005). Penelitian Hukum.

Murti, T. W., Kefianto, K., Ferdiansyah, R., Priyambodo, M. B., Akbar, M., & Nugroho, A. A. (2024). Analisa Kebijakan Hukum Terhadap Kasus Koin Kripto Sebagai Bukti Elektronik Tindak Kejahatan Pencucian Uang. Media Hukum Indonesia (Mhi), 2(2).

Nurhalimah, S., Monica, T. H., Graciella, B. A., Hutabarat, B. K. S., Nathalia, B., Qurnia, N., & Yudistira, M. A. (2024). Analisis Swot Peranan Ppatk Dalam Melakukan Analisis Transaksi Keuangan Yang Mencurigakan Dan Studi Kasus. Journal Of Social And Economics Research, 6(1), 1913–1930.

Peter Grabosky. (2018). Crime And Technology. Routledge.

Rahma, A. S., Fitrionio, R. A., Danuarta, A., Chamami, M. R., & Cahyani, Y. S. (2022). Penerapan Fungsi Hukum Pidana Dalam Kasus Investasi Bodong. Jurnal Analisis Hukum, 5(1), 56–65.

Rizkia, N. D., & Fardiansyah, H. (2023). Metode Penelitian Hukum (Normatif Dan Empiris). Penerbit Widina.

Rudi Setiawan. (2023). Tindak Pidana Pencucian Uang Di Indonesia. Kencana.

Sjahdeini, S. R. (2007). Seluk Beluk Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Pembiayaan Terorisme.

Sudikno Mertokusumo. (2010). Penemuan Hukum: Sebuah Pengantar. Liberty.

Supardi. (2024). Tindak Pidana Pencucian Uang.

Suteki. (2021). Filsafat Hukum Dalam Penegakan Keadilan. Pustaka Pelajar.

Umam. (2024). Pengertian Blockchain: Sejarah, Asas Dan Cara Kerjanya.

Willyams, F. J., & Yusuf, H. (2024). Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Mencegah Tindak Pidana Perbankan Dan Pencucian Uang Di Indonesia. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(9), 5292–5308.

Zaman, A. A. P. (2025). Keabsahan Pembuktian Digital Forensik Terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang Melalui Mata Uang Virtual (Cryptocurrency)(Studi Komparatif Di Beberapa Negara).

Putusan Mahkamah Agung Nomor 2029 K/Pid.Sus/2023.

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Legal and Criminological Analysis of Cryptocurrency Money Laundering in Supreme Court Cassation Decision. (2026). YURISDIKSI : Jurnal Wacana Hukum Dan Sains, 21(4), 596-606. https://doi.org/10.55173/yurisdiksi.v21i4.345